|
SEX For DUMMIES ![]() If you want to know the latest on everything from oral sex and popular positions to new methods of birth control OR... If you want to try some New Sexual Positions ![]() views - 285 preview
Read! SEX For DUMMIES
SEX For DUMMIES ![]() If you want to know the latest on everything from oral sex and popular positions to new methods of birth control OR... If you want to try some New Sexual Positions ![]() ![]() Pick-Up.Chicks.XXX.DVDRiP.XviD-DivXfacTory RELEASEDATE: 20.06.2007 FORMAT : XviD PROD STUDIO: Digital sin RESOLUTiON : 512x288 DVD RELEASE: 18.06.2007 AUDiO : VBR MP3 SiZE : 2 CD SUPPLiER : DivXfacTory GENRE : Gonzo DiSK AMOUNT: CD1 49x15 MB CD2 49x15 MB URL: http://www.adultdvd69.com/cgi-bin/dvd/57739.html?id=6NopudSk views - 595 preview
Read! Pick-Up Chicks DVDRip
![]() Pick-Up.Chicks.XXX.DVDRiP.XviD-DivXfacTory RELEASEDATE: 20.06.2007 FORMAT : XviD PROD STUDIO: Digital sin RESOLUTiON : 512x288 DVD RELEASE: 18.06.2007 AUDiO : VBR MP3 SiZE : 2 CD SUPPLiER : DivXfacTory GENRE : Gonzo DiSK AMOUNT: CD1 49x15 MB CD2 49x15 MB URL: http://www.adultdvd69.com/cgi-bin/dvd/57739.html?id=6NopudSk Skandal Aceh Video Asmara di Pantai Lhoknga ![]() http://www.antara.co.id/arc/2007/5/28/perempuan-korban-video-asmara-di-lhoknga-lapor-ke-polisi/ Banda Aceh (ANTARA News) - Orang tua dan perempuan korban video asmara yang direkam paksa sekelompok laki-laki di lokasi yang diduga di kawasan Pantai Lhoknga, Aceh Besar, melapor ke kepolisian. "Korban dan orangtuanya Minggu (27/5) malam telah melaporkan tindakan asusila ke Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sedang ditindaklanjuti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) NAD, Kombes Jodi Heriadi, di Banda Aceh, Senin. Dari laporan itu, korban menyebutkan, pelaku pemaksaan adegan asmara yang direkam oleh sekitar 15 orang, namun polisi belum mengetahui secara pasti identitas pelakunya. "Korban mendengarkan sejumlah nama disebutkan saat pemaksaan itu terjadi, dan kita sudah punya gambarannya yang diharapkan dari beberapa nama yang terekam polisi dapat menuntaskan kasus ini," ujarnya. Menurut dia, korban yang berusia sekira 16 tahun itu juga mengatakan, tidak benar telah melakukan hubungan intim suka sama suka, seperti yang direkam dalam video yang saat ini menyebar luas di telepon seluler (ponsel) dan Internet. "Jadi tidak ada reka ulang, karena memang mereka tidak melakukan yang dituduhkan itu," kata Jodi. Meskipun lokasi kejadian di wilayah Aceh Besar, saat ini kasus tersebut ikut ditangani Dinas Reserse Kriminal (Direskrim) Polda NAD, agar lebih cepat penanganannya. Dia mengatakan, apabila tertangkap, maka pelaku pemaksaan adegan video asmara itu dapat dikenakan pasal berlapis, yaitu pasal 289 KUHP tentang membiarkan dilakukannya perbuatan cabul dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Selain itu, katanya, Pasal 282 KUHP tentang menyiarkan gambar asusila dengan ancaman hukuman satu tahun enam bulan penjara, pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan diancam satu tahun penjara. Pelaku juga dapat diancam dengan pasal 80,81 dan 82 Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlidungan Anak karena melakukan kekerasan terhadap anak dengan ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun. Adegan panas sepasang remaja yang kini beredar di ponsel itu diduga lokasinya di pantai wisata Lhoknga terjadi pada Kamis (17/5). Aparat jajaran Polda NAD kini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Atas tersebarnya pemberitaan mengenai video asmara yang dilakukan di bawah tekanan/paksaan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab itu sejumlah kalangan di Aceh meminta, agar aparat hukum serius menangkap pelaku. (*) views - 1522 preview
Read! Skandal Aceh - Video Asmara di Pantai Lhoknga
Skandal Aceh Video Asmara di Pantai Lhoknga ![]() http://www.antara.co.id/arc/2007/5/28/perempuan-korban-video-asmara-di-lhoknga-lapor-ke-polisi/ Banda Aceh (ANTARA News) - Orang tua dan perempuan korban video asmara yang direkam paksa sekelompok laki-laki di lokasi yang diduga di kawasan Pantai Lhoknga, Aceh Besar, melapor ke kepolisian. "Korban dan orangtuanya Minggu (27/5) malam telah melaporkan tindakan asusila ke Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sedang ditindaklanjuti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) NAD, Kombes Jodi Heriadi, di Banda Aceh, Senin. Dari laporan itu, korban menyebutkan, pelaku pemaksaan adegan asmara yang direkam oleh sekitar 15 orang, namun polisi belum mengetahui secara pasti identitas pelakunya. "Korban mendengarkan sejumlah nama disebutkan saat pemaksaan itu terjadi, dan kita sudah punya gambarannya yang diharapkan dari beberapa nama yang terekam polisi dapat menuntaskan kasus ini," ujarnya. Menurut dia, korban yang berusia sekira 16 tahun itu juga mengatakan, tidak benar telah melakukan hubungan intim suka sama suka, seperti yang direkam dalam video yang saat ini menyebar luas di telepon seluler (ponsel) dan Internet. "Jadi tidak ada reka ulang, karena memang mereka tidak melakukan yang dituduhkan itu," kata Jodi. Meskipun lokasi kejadian di wilayah Aceh Besar, saat ini kasus tersebut ikut ditangani Dinas Reserse Kriminal (Direskrim) Polda NAD, agar lebih cepat penanganannya. Dia mengatakan, apabila tertangkap, maka pelaku pemaksaan adegan video asmara itu dapat dikenakan pasal berlapis, yaitu pasal 289 KUHP tentang membiarkan dilakukannya perbuatan cabul dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Selain itu, katanya, Pasal 282 KUHP tentang menyiarkan gambar asusila dengan ancaman hukuman satu tahun enam bulan penjara, pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan diancam satu tahun penjara. Pelaku juga dapat diancam dengan pasal 80,81 dan 82 Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlidungan Anak karena melakukan kekerasan terhadap anak dengan ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun. Adegan panas sepasang remaja yang kini beredar di ponsel itu diduga lokasinya di pantai wisata Lhoknga terjadi pada Kamis (17/5). Aparat jajaran Polda NAD kini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Atas tersebarnya pemberitaan mengenai video asmara yang dilakukan di bawah tekanan/paksaan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab itu sejumlah kalangan di Aceh meminta, agar aparat hukum serius menangkap pelaku. (*) |
Categories
01. Amateur
02. Anal
04. Big tits
05. Bisexual
06. Blowjob
07. Couples
08. Cumshots
09. Dildos/Toys
10. European
11. Facial
12. Fetish
13. Asian
14. Gonzo
15. Group Sex
16. Hentai
17. Interracial
18. Interview
19. Latina
20. Lesbian
21. Public
22. Romantic
23. Teen
24. Webcam
25. Young/Old
26. Information
Popular
Warung Plus News
Strobe Magazine Website - Jaycelle Propst HQ Original | Size: 91 Mb | Format: Rar/Jpg VA - Chill And Relax (2012) VA - Chill And Relax (2012) Release: 2012 | MP3 320 Kbps | Size: 522 MB Genre: Chill, Relax, lounge VA - Chill And Relax (2012) VA - Chill And Relax (2012) Release: 2012 | MP3 320 Kbps | Size: 522 MB Genre: Chill, Relax, lounge VA - This Is House Music, Vol. ... VA - This Is House Music, Vol. 4 (2012) Release: 20/05/2012 | MP3 VBR Kbps | Time: 172:11 | ... Far East Movement - Dirty Bass ... Far East Movement - Dirty Bass (2012) 17 tracks | Release: 2012 | Label: Interscope Records | AAC ... |





